Teka Teki Lucu…

“Binatang bekaki empat.”

Syarif adalah siswa yang paling pintar dikelasnya untuk
pelajaran Biologi, pada suatu hari Agus kawannya
memberi tebak-tebakan.

Agus : Rif. elo anak yang pinter pelajaran ilmu biologi, kalau elo bisa nebak nanti gue     bayarin ongkos naik bis.

Syarif : Boleh siapa takut, dan kalau gue sampe nggak bisa nebak elo gue traktir Baso.

Agus : Ayo mulai, binatang apakah yang punya empat kaki tapi nggak bisa jalan.

Syarif : ah gampang, kuda pincang, kambing mati banyak deh.

Agus : Salah, ini binatang beneran dan normal nggak ada cacatnya.

Syarif : (setelah berfikir lama), ah ngak tau ah, gue nyerah.

Agus : Binatang Katak tau, mana ada katak yang bisa jalan,.

Syarif : ? ? ? ? ? ? ? . . . . . . . .

“bikin sehat”

Sore itu dua sahabat sedang duduk di ayunan sambil mengobrol
Sinta : Ti,lobang-lobang apa yang bikin sehat?
Tuti : Apa ya, lobang tikus?!!
Sinta : Salah
Tuti : Terus apa dong, nyerah dech?!!
Sinta : Ya, lobangun pagi-pagi terus olahraga dech

“Jembatan Surabaya-Madura”

A : Hayo kenapa kok jembatan SuraMadu nggak dibangun-bangun ??

B : Karena nggak ada dana !

C : Karena Krismon..

A : Akan merusak lingkungan jadi diprotes habis-habisan ama Menteri Lingkungan Hidup, soalnya kuatir jadi “WC Terpanjang di Dunia”

“kepala dan kelapa”

a: Heyyy . . Brur lu tahu engga,apa bedanya kepala dan kelapa ? . .

b: Tahu doooongggg . . ! ! !

a: apaan hayooo ? ? ? ?

b: sama-sama buletnya.

a: salah Brur ! ! ! itumah anak kecil juga tahu

b: habis apaan dooonggg ? ? ?

a: kalo kepala, dicukur botak. Kalo kelapa, dicukur batok.

b: Heheheee . . iye juga yeeehhh ! ! !

“Tebak minuman”

Sebuah bar mengadakan lomba menebak jenis minuman
dan tahunnya. Seorang pelanggan mengajukan diri untuk
mengikuti lomba tsb. Dia disodorkan minuman pertama.

Setelah meminumnya,dia langsung berkata : ” Johnny
Walker 1968 ..!!! ”
Tebakannya ternyata tepat.

Disodorkan minuman kedua : ” Martini 1975 ….!!! “.
Tebakannya tepat lagi.

Seorang kakek pengunjung bar merasa tidak suka
dengan keberhasilan pria tsb. Ia segera pergi ke toilet dan
menuangkan air seninya ke gelas untuk tebakan yang
ketiga.

Sesaat setelah pria tsb kembali meminumnya, dia
langsung berkata : ” Ini sepertinya air kencing …!!! “.

” Tebakan anda tepat . . ” kata si kakek,

” Tapi , berapakah usia saya ? ? ? “.

“Beda genteng bocor dan naik haji”

A : Apa beda genteng bocor dengan naik haji.

B : ? ? ? ? , nggak ada hubungannnya dong

A : Bedanya kalau genteng bocor kasi ember, orang naik
haji emberkasi.

B : ? ? ? ? ? ? ? ? ?

“Akronim Sekolahan”

UNISBA = UNIversitas Samping BAlubur
UNPAS = UNiversitas PAdjadjaran Sore
STBA = Sekolah Tata Busana dan Asesoris
STKS = Sekolah Tidak Kerja juga Susah
STTT = Sekolah Tidak Tamat-Tamat
AKTRIPA = AKademi TaRi PAyung
YPKP = Yayasan Pemuas Kebutuhan Pria
AAB = Anak-Anak Bip
ATPU = Akademi Teu PUguh
IKJ = Institut Kurang Jelas
IPB = Itb Perwakilan Bogor
UI = Universitas Istirahat
UGM = Universitas Guru Mengaji
UNY= Universitas Nyari Yayang
UPN= Universitas Panuan Negara

Iklan

Puisi-puisi Pablo Neruda

Soneta XVII
Pablo Neruda

aku tak mencintaimu seolah-olah kau adalah serbuk mawar, atau batu topaz,
atau panah anyelir yang menyalakan api.
aku mencintaimu seperti sesuatu dalam kegelapan yang harus dicintai,
secara rahasia, diantara bayangan dan jiwa.

aku mencintaimu seperti tumbuhan yang tak pernah mekar
tetapi membawa dalam dirinya sendiri cahaya dari bunga-bunga yang tersembunyi;
terimakasih untuk cintamu suatu wewangian padat,
bermunculan dari dalam tanah, hidup secara gelap di dalam tubuhku.

aku mencintaimu tanpa tahu mengapa, atau kapan, atau darimana
aku mencintaimu lurus, tanpa macam-macam tanpa kebanggaan;
demikianlah aku mencintaimu karena aku tak tahu cara lainnya

beginilah: dimana aku tiada, juga kau,
begitu dekat sehingga tanganmu di dadaku adalah tanganku,
begitu dekat sehingga ketika matamu terpejam akupun jatuh tertidur.

Soneta LXVI
Pablo Neruda

Aku tidak mencintaimu kecuali karena aku mencintaimu;
aku pergi dari mencintaimu menjadi tidak mencintaimu,
dari menunggu menjadi tidak menunggu dirimu
hatiku berjalan dari dingin menjadi berapi.

Aku mencintaimu hanya karena kamulah yang aku cinta;
aku membencimu tanpa henti,
dan membencimu bertekuk kepadamu
dan besarnya cintaku yang berubah untukmu adalah bila aku tidak mencintaimu tetapi mencintaimu dengan buta.

Mungkin cahaya bulan Januari akan memamah hatiku dengan sinar kejamnya,
mencuri kunciku pada ketenangan sejati.

Dalam bagian cerita ini hanya akulah yang mati, hanya satu-satunya,
dan aku akan mati karena cinta karena aku mencintaimu.
karena aku mencintaimu, cintaku, dalam api dan dalam darah.

Soneta XXV
Pablo Neruda

Sebelum aku mencintaimu, cinta, tiada ada yang menjadi milikku:
Aku melambai melalui jalan-jalan, di antara benda-benda:
tiada ada yang berarti ataupun mempunyai sebuah nama:
dunia terbuat dari udara, yang menunggu.

Aku mengenal kamar-kamar yang penuh oleh debu,
terowongan dimana bulan hidup,
gudang-gudang kasar yang menggeram Pergilah,
pertanyaan yang memaksa di dalam pasir.

Semua adalah kekosongan, mati, bisu,
jatuh, terlantar dan membusuk:
tidak diragukan asing, semuanya.

milik orang lain –tidak pada siapapun:
sampai kecantikanmu dan kemiskinanmu
dipenuhi oleh musim gugur yang penuh dengan hadiah.

Tiada Selain Kematian
Pablo Neruda

Adalah kuburan yang kesepian,
makam yang penuh dengan tulang belulang yang tak berbunyi,
hati yang berjalan melalui sebuah terowongan,
seperti bangkai kapal kita akan mati memasuki diri kita sendiri,
seakan-akan kita tenggelam dalam hati masing-masing
seakan-akan kita hidup lepas dari kulit kedalam jiwa.

Dan adalah mayat-mayat,
kaki yang terbuat dari tanah liat yang dingin dan lengket,
kematian ada di dalam tulang-tulang,
seperti gonggongan dimana tiada anjing-anjing,
keluar dari bel entah di mana, dari makam entah di mana,
tumbuh di dalam udara lembab seperti tangisan hujan.

Terkadang aku melihat sendiri,
peti mayat yang sedang berangkat,
dimulai dengan kepucatan kematian, dengan wanita yang memiliki rambut mati,
dengan tukang-tukang roti yang seputih malaikat,
dan gadis-gadis muda yang termenung menikah dengan notaris publik,
peti mati melayari vertikal sungai kematian,
sungai berwarna ungu gelap,
menyusuri hulu dengan layar-layar yang berisikan suara-suara kematian,
berisikan suara kematian yang merupakan diam.

Kematian datang dengan semua suara itu
seperti sebuah sepatu tanpa kaki di dalamnya, seperti sebuah jas tanpa seorang laki laki di dalamnya,
datang dan mengetuk, menggunakan sebuah cincin tanpa batu di dalamnya, tanpa jari di dalamnya,
datang dan berteriak tanpa mulut, tanpa lidah, tanpa kerongkongan.
namun langkah-langkahnya bisa didengar
dan pakaiannya membuat suara keheningan, seperti sebuah pohon.

Aku tidak yakin, aku mengerti cuma sedikit, aku tidak bisa begitu melihat,
tetapi sepertinya untukku nyanyiannya memiliki warna kelembaban bunga violet,
dari bunga violet yang berada di rumah di dalam bumi,
karena wajah kematian adalah hijau,
dan muka yang diberikan kematian adalah hijau,
dengan penetrasi kelembaban dari sehelai bunga violet
dan warna muram dari musim dingin yang menyakitkan hati.

Tetapi kematian juga melewati dunia berbaju seperti sebuah sapu,
menyapu lantai, mencari tubuh-tubuh mati,
kematian ada di dalam sapu,
sapu adalah lidah dari kematian yang mencari mayat-mayat,
adalah jarum dari kematian yang mencari benang.

Kematian ada di dalam tempat tidur gantung yang terlipat,
yang menghabiskan hidupnya tidur di atas matras-matras lambat,
di dalam selimut-selimut hitam, dan tiba-tiba melepaskan nafas:
meniupkan suara ratapan yang membengkakkan seprai,
dan tempat-tempat tidur pergi berlayar menuju pelabuhan
dimana kematian sudah menunggu, berpakaian seperti seorang laksmana.

Situs-situs beasiswa

SMS Lucu

Ucapan Selamat Idul Fitri dalam Berbagai Bahasa

Aturang titiang rahajeng Idul Fitri 1427 H, titiang nunas ampura lahir batin.
(Bahasa Bali)Horas, Selamat Idul Fitri 1427 H, molo adong pe na sala panghatai on dohot pangalaho nami, mangido ma’af ma hami, sian bagasan roha nami
Pauk pauk hudali ma pago pago tarugi, Na tading taulahi, na sala ta pauli….
(Bahasa Batak )

Selamat Idul Fitri 1427 H
Mani maafu lahir te bathin tomo bari-baria kesalahanku.
(Bahasa Buton)

Sucineng ati, tumatining laku, ngaturaken SUGENG RIYADI bilih wonten kalepatan nyuwun agungi samudro pangaksami.

Kulo nyuwun gunging pangapunten sedanten kalepaten lahir dumugi ning batos boten langkung ngaturaken sugeng Iedul Fitri,
mugi Gusti Allah Ingkang Kuoso paring ridho lan rahmatipun dumateng kito sedoyo.
Amien…
(Bahasa Jawa)

Selamat Idul Fitri 1427 H, mohon maaf lahir & batin atas samua kita pe kesalahan.
(Bahasa Manado)

Salamaik Hari Rayo Idul Fitri 1427 H, Mohon Maaf Laia Jo Bathin Jiko Ado Salah
(Bahasa Padang)

Selamet idul fitri 1427 H tunas ampun lahir dan batin.
(Bahasa Sasak, Lombok)

Kedaling rasa nu pinuh ku bangbaluh hate, urang lubarkeun, ngawengku pinuh ku nyuuh, meungpeung wanci can mustari. Taqabalallahu Minna Wa Minkum
Wilujeng Idul Fitri 1427 H, sim kuring neda dihapunten samudaya kalepatan.
Kuring neda dihapunten kana samudaya kalepatan, boh bilih aya cariosan anu matak ngarahetkeun kana manah, da sadayana oge mung saukur heureuy, manusa mah teu tiasa lumpat tina kalepatan jeung kakhilafan
(Bahasa Sunda)

HALO FREN
Walaupun hati tidak sebening XL dan secerah MENTARI. Banyak khilaf yang buat FREN kecewa, kuminta SIMPATI-mu untuk BEBAS-kan dari ROAMING dosa dan kita semua hanya bisa mengangkat JEMPOL kepadaNYA yang selalu membuat kita HOKI dalam mencari kartu AS selama kita hidup karena kita harus SMART dan FLEXI-bel untuk menerima semua pemberianNYA dan menjadi MATRIX kehidupan ini.. Dan semoga amal kita tidak ESIA²
(Bahasa Gaul)